Dalam pertandingan F1 satu musim penuh, biasanya akan digelar di berbagai negara yang berbeda. Ini membuat balapan menjadi lebih seru dan tidak mudah untuk diprediksi. Setiap negara memiliki desain sirkuit yang berbeda-beda pula membuat setiap tim harus beradaptasi dengan kondisi cuaca, tikungan, dan permukaan tanah untuk bisa memanfaatkan kesempatan menyalip.Peraturan yang sudah dibuat demi memperlancar jalannya pertandingan dan memudahkan penilai untuk menentukan kemenangan tim. Jika sudah dipahami dan dipraktekkan cukup sering akan lebih mudah dan bahkan membuat kemudahan tersendiri bagi pemain.

Seperti yang sama-sama kita ketahui, sepak bola adalah olahraga yang memiliki basis fans terbesar di dunia. Kemeriahan ini juga ditunjukan dengan besarnya turnamen sepak bola yang diadakan. Dengan adanya kompetisi dan liga yang bergulir, tentunya para penggemar tidak akan kehabisan tontonan untuk menyaksikan tim kesayangannya.Voli adalah olahraga yang paling diminati di seluruh dunia. Permainan ini awalnya ditemukan di Amerika Serikat pada tahun 1895 oleh William G. Morgan, seorang pendidik jasmani di Young Men Chistian Association. Saking populernya, kini turnamen pertandingan bola voli banyak diselenggarakan dan memiliki beberapa turnamen bergengsi.Itu lah tadi 3 turnamen bola basket yang sangat bergengsi di dunia. Namun, dari ketiga itu nampaknya sampai saat ini Amerika masih menjadi salah satu tim kuat dengan pemain-pemain kelas dunia yang adai di dalamnya. Argentina juga menjadi tim lain yang kuat beserta Rusia.Sirkuit merupakan salah satu sirkuit yang menggelar balapan F1 dan MotoGP. Hal ini karena sirkuit ini memang sangat cocok untuk menggelar kedua balapan tersebut. Sirkut yang panjang lintasannya mencapai 4,66 km ini mempunyai 13 tikungan.

FIBA World Cup menjadi salah satu kejuaraan tertinggi bola basket di seluruh dunia. Piala Dunia FIBA pertama kali dilaksanakan di Argentina pada tahun 1950. Dalam perjalanannya, kompetisi ini sudah mengalami beberapa kali perubahan.Pemenang dalam liga NBA akan menjadi tim terbaik yang ada di dunia dan berhak mendapatkan hadiah yang tidak sedikit.Sementara untuk tim voli putri, medali emas diraih oleh negara Kuba (3 medali emas dan 1 medali perunggu), Cina (3 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu), Jepang (2 medali emas dan 2 medali perunggu), Uni Soviet (4 medali emas dan 2 medali perak) dan Brazil (2 medali emas dan 2 medali perunggu).Semenjak tahun balap pertama kali dimulai, banyak sekali sirkuit yang keluar masuk dalam kalender balap F1. Ada berbagai faktor yang membuat setiap musim terdapat penambahan dan pengurangan event Grand Prix seperti kesepakatan antara pihak F1 dan manajemen sirkuit, tidak layak menggelar balapan, dan bahkan karena pandemi. Berikut adalah daftar sirkut F1 terbaik sepanjang sejarah.

Serie pertamanya akan diawali dengan Australia Open di bulan Januari. Lalu dilanjutkan dengan serie kedua di bulan Mei yang akan berlangsung di Prancis. Setelah itu, gelaran Grand Slam berlanjut di Inggris dan diberi nama Wimbledon. Sebagai penutup, Amerika Serikat menjadi tuan rumah dengan Grand Slam US Open yang diadakan di New York.Dalam pertandingan F1 satu musim penuh, biasanya akan digelar di berbagai negara yang berbeda. Ini membuat balapan menjadi lebih seru dan tidak mudah untuk diprediksi. Setiap negara memiliki desain sirkuit yang berbeda-beda pula membuat setiap tim harus beradaptasi dengan kondisi cuaca, tikungan, dan permukaan tanah untuk bisa memanfaatkan kesempatan menyalip.Kompetisi permainan voli memiliki dua kategori, yaitu turnamen lokal dan internasional. Jika sebuah tim pemain voli memiliki sejarah pertandingan yang baik pada turnamen lokal, mereka bisa menjadi atlet yang berpartisipasi hingga turnamen kelas internasional dan yang paling bergengsi di dunia.Liga Inggris dinobatkan sebagai liga terbaik sepanjang sejarah. Ini karena liga ini menjadi magnet bagi para bintang sepak bola kelas atas. Sebut saja Kevin De Bruyne, Mohamed Salah, dan Cristiano Ronaldo yang bermain untuk tim asal Inggris tersebut. Tidak hanya pemain, pelatih-pelatih terbaik juga menangani tim asal Inggris seperti Pep Guardiola, Juergen Klopp, Antonio Conte, dan Thomas Tuchel.